Kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman mengurus mutasi sepeda motor dari Blitar ke Sidoarjo. Sebagai informasi, proses ini saya lakukan hanya hari Sabtu ketika saya libur.
Masa berlaku STNK motor saya berakhir bulan Juli 2019. Bulan Juni saya ke Samsat Blitar dengan membawa motor yang akan dimutasi. Proses ini disebut Cabut Berkas atau Mutasi Keluar. Berkas yang diperlukan antara lain:
1. BPKB;
2. STNK;
3. Kwitansi pembelian;
4. KTP pemilik baru (saya).
Berikut ini tahapan untuk proses di samsat asal:
Pertama, menuju ke tempat fotokopi samsat dengan bilang "mutasi keluar".
Kedua, menuju loket cek fisik dan mendapatkan formulir cek fisik. Isi lengkap dengan mencontoh data di BPKB. Berikan formulir ke petugas cek fisik untuk menggesek nomor rangka dan nomor mesin. Proses ini gratis. Mungkin di tempat lain bayar seiklasnya.
Langkah ketiga menuju loket mutasi. Akan diberikan formulir untuk diisi data diri dan identitas kendaraan.
Keempat, membayar biaya mutasi sebesar 150.000 di loket kasir.
Kelima, kembali ke loket mutasi. Petugas memberi tahu bahwa waktu tunggu untuk cabut berkas adalah satu bulan. Tunggu notifikasi sms dari samsat.
Bulan Juli saya mendapat notifikasi SMS bahwa berkas dari Blitar sudah bisa diambil. Saya menuju Blitar lagi tidak membawa motor karena hanya untuk mengambil berkas. Pulang dari Blitar sudah lewat siang hari dan samsat Sidoarjo satu tutup pelayanan pkl 11:00 maka saya lanjutkan Sabtu depan.
Proses di samsat tujuan akan saya tulis terpisah.
Friday, October 25, 2019
Mutasi Kendaraan Jawa Timur
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment